Minggu, 07 Juli 2019

Komputasi Kuantum (Algoritma Komputasi Kuantum)

Algoritma Grover 

Judul Jurnal 

Optimasi Komputasi menggunakan Algoritma Quantum Grover dan Keunggulannya
dalam Pemecahan Permasalahan Pencarian



1.      LATAR BELAKANG
Komputer merupakan alat bantu yang dipakai unutk mengolah data menurut perintah yang telah dirumuskan. Menurut KBBI, komputer berarti [n] alat elektronik otomatis yang dapat menghitung atau mengolah data secara cermat menurut yg diinstruksikan, dan memberikan hasil pengolahan, serta dapat menjalankan sistem multimedia (film, musik, televisi, faksimile, dsb), biasanya terdiri atas unit pemasukan, unit pengeluaran, unit penyimpanan, serta unit pengontrolan. Kata komputer semula dipergunakan untuk memggambarkan seseorang yangpekerjanannya melaukan perhitugnan aritkmatika, namun di kemudian hari arti kata ini bergeser menjadi suatu nama mesin tersendiri. Penggunaannya komputer kini sudah semakin meluas dan telah menjadi bagian integral dari kehidupan manusia. Komputer digunakan untuk mencari nilai data pada database suatu perguruan tinggi, juga digunakan untuk memprediksi keadaan cuaca yang akan datang. Semua permasalahan ini hadir dengan data terkait yang harus di olah dan dijadikan suatu output yang dapat dipahami maknanya. Kini permasalahannya adalah data yang terkumpul demikian banyak. Data yang banyak tersebut harus mampu untuk diolah dengan efektif dan efisien sehingga dapat menghasilkan pengetahuan yang dibutuhkan. Untuk mengatasi masalah tersebut, optimasi terhadap proses komputasi ini terus dilakukan, salah satunya adalah menemukan algoritma yang mampu mengolah data dengan lebih cepat.

2.      METODE
Dalam penelitian tersebut memakai metode Algoritma Grover dengan menggunakan composer Quantum Experience IBM

3.      ANALISA
Hasil dari penelitian menyatakan bahwa dalam melakukan percobaan menggunakan algoritma pencarian grover bahkan pada worstcase (untuk n=4), hanya dilakukan dalam satu langkah saja dan hasil akan ditemukan. Berbanding terbalik jika percobaan dilakukan hingga 1024 kali, hasil tidak akan tepat 100% tetapi hanya 90%.
Lalu dalam pengunaan algoritma kuantum yang sebenarnya, daftar pencarian akan bernilai lebih dari empat item. Pada hal ini, algoritma mengulangi tiga kali operasi kuantum dan menggeser sistem menuju state yang diinginlan setiap kali melewati loop.
Untuk daftar N item, algoritma hanya memerlukan akar kuadrat dari langkah N dibandingkan metode sequensialnya yang membutuhkan rata-rata N/2 langkah dari pencarian. Karena itu komputer kuantum dapat melakukan pencarian pada buku telepon dalam satu juta nama dengan 1000 kali iterasi dibandingkan harus mencari 500.000 kali.

Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan : Kelebihan menggunakan algoritma kuantum yaitu algoritma grover adalah jika melakukan pencarian dalam sebuah percobaan akan lebih cepat didapatkan hasilnya dibandingkan harus mencoba beberapa kali.

Kekurangan : Kekurangan justru ditunjukkan pada algoritma sekuensial dimana pada percobaan worstcase adalah harus dilakukan iterasi sebanyak n kasus, dalam hal ini 4 kali percobaan. Jika dibandingkan dengan algoritma grover, pencarian hanya dilakukan dalam satu langkah saja (satu kali percobaan).

4.      KESIMPULAN       
Menggunakan algoritma kuantum seperti algoritma grover dapat menghemat waktu dalam pemecahan permasalahan pencarian karena akan lebih cepat mendapatkan hasil dalam sebuah percobaan. Jika ingin melakukan pencarian berulang kali untuk memastikan hasil percobaan yang didapatkan tepat, bisa menggunakan algoritma sekuensial. Dimana pada proses pencarian sebuah percobaan, dilakukan pencarian secara berulang sesuai dengan jumlah yang diminta.


Sumber Jurnal :


Selasa, 14 Mei 2019

Paralel Computation (Pengantar Pemrograman CUDA GPU)


1.      Latar Belakang

Di era modern pada bidang multimedia yang sarat akan teknologi, khususnya mengenai image processing atau teknik pengolahan citra yang merupakan teknik yang penting bagi kehidupan masyarakat. Teknik pengolahan citra digunakan untuk memanipulasi data gambar sesuai yang diinginkan dalam suatu kebutuhan informasi. Teknik tersebut dapat dilakukan menggunakan komputasi paralel yang menjadi suatu terobosan baru untuk melakukan proses komputasi dan telah berkembang mengikuti perkembangan teknologi komputer di seluruh dunia. Graphics Processing Unit (GPU) menjadi salah satu komputasi paralel yang memanfaatkan kartu grafis. Hal ini bertujuan agar kinerja komputer jauh lebih cepat dibandingkan proses yang sepenuhnya hanya dilakukan oleh Central Processing Unit (CPU). Ketertarikanpun timbul ketika mengetahui bahwa di dalam video graphic card (VGA) terdapat ratusan core dari GPU yang digunakan untuk mengolah gambar grafis untuk keperluan multimedia (pemutaran video dan game). Ratusan core tersebut dapat digunakan secara paralel untuk mengolah gambar. Compute Unified Device Architecture (CUDA) menjadi salah satu arsitektur bagi pengguna (user) untuk melakukan image processing yang memanfaatkan GPU secara terbuka. Image processing mampu diolah secara paralelmenggunakan GPU yang pada awalnya masing-masing pixel pada citra(image) diolah secara sekuensial yakni berurutan satu persatu dapat diolah secara parallel sekaligus untuk beberapa pixel dalam satu kali proses dengan membagi proses tersebut ke dalam core-core pada GPU. Selain image processing, video processing juga menjadi salah satu grafik yang dapat dijalankan secara parallel. Processor pada CPU telah makin berkembang dengan meningkatkan kinerja secara optimal. Sehingga perlu dibandingkan antara komputasi paralel GPU dengan CUDA dengan komputasi CPU dengan melakukan video processing baik mengunakan file video ataupun memanfaatkan webcam untuk menjalankan video secara realtime. Kinerja dari komputasi paralel menggunakan GPU dapat menjadi pertimbangan bagi pengguna untuk melakukan image processing maupun video processing tersebut dengan membandingkan terhadap komputasi CPU. Teknik komputasi dapat mempengaruhi kecepatan proses terhadap suatu pengolahan [Analisis Perbandingan Komputasi GPU dengan CUDA dan Komputasi CPU untuk Image dan Video Processing].

Saat ini teknologi semakin berkembang. Banyak perangkat elektronik seperti smartphone, dan perangkat lainnya yang memanfaatkan citra untuk keperluan grafisnya. Citra yang digunakan adalah citra digital, dan citra digital membutuhkan pengolahan citra. Pengolahan citra merupakan prosedur dalam mengkonversi citra kedalam bentuk digital dan memuat beberapa operasi didalamnya, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas citra dan mengambil beberapa informasi yang berguna dari pengolahan tersebut. Salah satu dari operasi pengolahan citra adalah Inpainting. Sejarah Inpainting berawal dari dunia seni. Untuk berabad-abad lamanya orang-orang tertarik untuk memperbaiki bagian yang hilang dari lukisan, dan berusaha untuk membuat lukisan tersebut menjadi pulih. Istilah inpainting dipinjam dari kesenian melukis, dimana para seniman bekerja dalam merestorasi lukisan yang kabur dan rusak. Fokus utama dalam inpainting adalah untuk memperbaiki bagian lukisan yang rusak dengan berbagai cara untuk melengkapi atau mengisi bagian yang hilang, dan salah satu cara yang mungkin untuk mengisi bagian yang hilang tersebut adalah dengan mengisi warna sesuai dengan warna yang terdekat dengan bagian yang hilang.
Pada tahun 2000 salah seorang peneliti yang bernama Bertalmio yang tertarik dengan inpainting mencoba menuangkan ide tersebut kedalam dunia digital. Dalam idenya disinggung bagaimana melakukan digital inpainting dengan cara pengolahan citra, yaitu agar proses dapat berjalan secara otomatis dan mengurangi interaksi oleh pengguna yang hendak melakukan inpainting. Akhirnya interaksi yang dilakukan oleh pengguna adalah hanya menyeleksi bagian citra yang hendak direstorasi. Bertalmio adalah salah satu dari sekian peneliti yang mempelopori digital inpainting.
Digital inpainting sendiri artinya adalah proses inpainting yang dilakukan secara digital pada citra digital. Ide dasar algoritma inpainting yang dikemukakan adalah menghaluskan informasi yang tersebar pada ruang lingkup area pada arah isophote. Hal yang diperlukan hanyalah menentukan daerah yang akan diinpaint, sisanya akan secara otomatis diselesaikan dengan algoritma. Image inpainting telah banyak dikembangkan dengan menggunakan metode yang berbeda-beda, beberapa peneliti yang mencoba mengembangkan adalah Oliveira et al (2001), Cant (2003), Criminisi et al (2004), Telea (2004), dan Grossauer & Scherzer (2005). Setiap metode yang dikembangkan membutuhkan waktu eksekusi yang cukup lama untuk memproses komputasinya, oleh karena itu dibutuhkan sebuah metode baru untuk mempercepat proses eksekusi. Salah satu metode yang dapat dipakai untuk mempercepat waktu eksekusi adalah dengan melakukan komputasi secara paralel. Dasar komputasi paralel adalah membagi pekerjaan ke banyak unit pemroses, sehingga mempercepat pemrosesan pekerjaan tersebut. Unit pemroses yang digunakan adalah GPU. Komputasi paralel diimplementasikan dengan CUDA. CUDA merupakan API(application programming interface) dari NVIDIA yang dapat menjalankan GPU (Tse, 2012).
Dalam penelitian ini, selain menggunakan komputasi paralel dalam proses inpainting, algoritma Heat yang digunakan untuk proses inpainting akan dimodifikasi dengan menambahkan algoritma Perona-Malik. Pada kasus ini, Perona-Malik berperan dalam proses deteksi tepi sebagai bagian dari proses inpainting, karena algoritma Perona-Malik mampu mempertahankan tepi pada citra yang tajam tanpa membuatnya blur [Komputasi Paralel Berbasis Gpu Cuda Untuk Pengembangan Image Inpainting Dengan Metode Perona-Malik].


2.      Metode

Pada jurnal Analisis Perbandingan Komputasi GPU dengan CUDA dan Komputasi CPU untuk Image dan Video Processing:

Menggunakan metode sobel filter. Masing-masing memiliki fungsi dan algoritme yang berbeda,terutama pada deteksi tepi yang menggunakan algoritme yang lebih panjang. Fungsi dari masing-masing algoritme tersebut berlaku untuk pengujian baik image processing maupun videoprocessing. Pengujian hanya dibedakan bahannya yakni gambar dengan video. Operasi deteksi tepi merupakan suatu proses yang menghasilkan tepi-tepi dari obyek-obyek citra. Metode yangdigunakan untuk deteksi tepi bermacam-macam. Salah satu metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah metodesobel. Perbedaan antara metode sobel dengan metode deteksi tepi yang lain terdapat pada rumusnya sehingga hasil deteksi tepi tiap metode berbeda-beda.

Pada jurnal Komputasi Paralel Berbasis Gpu Cuda Untuk Pengembangan Image Inpainting Dengan Metode Perona-Malik:

            Menggunakan metode Perona-Malik. Metode ini adalah salah satu persamaan yang cocok digunakan untuk proses filtering. Setiap piksel tetangga dalam persamaan diffuse anisotropik digunakan untuk meningkatkan kehalusan pada citra digital. untuk metode Perona-Malik masing-masing metode memiliki rumus yang berbeda dan tentunya nilai yang berbeda pula. Rumus Perona-Malik didapatkan berdasarkan hasil persamaan difusi Perona-Malik atas nilai cx = cx = fungsi I(x,y) , lalu ditemukanlah hasil diskretisasi menjadi Perona-Malik 1 dan Perona-Malik 2.


3.      Analisa Perbandingan

NAMA JURNAL
DESKRIPSI JURNAL
Analisis Perbandingan Komputasi GPU dengan CUDA dan Komputasi CPU untuk Image dan Video Processing
1. pada jurnal ini menggunakan metode sobel filter yang digunakan berupa analisis pada eksperimen langsung untuk mendapatkan hasilnya.
2. Kemudian, data hasil eksperimen pada penelitian ini dipaparkan secara jelas dalam bentuk tabel disertai dengan penjelasan penulis mengenai tabel data hasil eksperimen perbandingan ini.
3. mempengaruhi kecepatan proses terhadap suatu pengolahan
4. Teknologi CUDA untuk komputasi paralel menggunakan GPU menunjukkan keunggulan terhadap komputasi sekuensial menggunakan CPU. Akan tetapi, OpenCV pada CPU sedikit lebih unggul dari CUDA dalam hal video processing.

Komputasi Paralel Berbasis Gpu Cuda Untuk Pengembangan Image Inpainting Dengan Metode Perona-Malik

1. Aplikasi untuk inpainting citra digital dengan metode Perona-Malik yang berjalan pada CPU dan GPU dengan CUDA telah berhasil dikembangkan.
2. Penerapan metode Perona-Malik pada inpainting menghasilkan kualitas hasil proses citra yang sebanding dengan metode Heat dan membuat waktu komputasi menjadi lebih lama.

3. Percepatan maksimal terjadi pada citra dengan resolusi paling besar. Semakin besar resolusi citra maka semakin tinggi percepatannya.


4.      Tanggapan

Menurut saya pada jurnal Analisis Perbandingan Komputasi GPU dengan CUDA dan Komputasi CPU untuk Image dan Video Processing masih belum dilakukan pengujian dengan algoritma yang lebih kompleks,selain itu data yang dihasilkan belum melalui proses pengujian secara nyata untuk proses rendering maupun video. Sedangkan pada jurnal Komputasi Paralel Berbasis Gpu Cuda Untuk Pengembangan Image Inpainting Dengan Metode Perona-Malik Program dapat dioptimalkan dengan mengubah penggunaan global memory menjadi texture memory atau shared memory.Program dapat dikembangkan dengan menambahkan GUI, agar pengoperasian menjadi lebih mudah.

5.      Referensi





Kamis, 02 Mei 2019

Komputasi Grid


Judul Jurnal
“Implementasi dan Integrasi Aplikasi Learning Management System dan Grid Computing untuk Meningkatkan Efektifitas Online Course”

Latar Belakang

  Sesuai dengan berkembangnya kebutuhan pada sestem e-learning yang terintegrasi dan reliable, saat ini banyak aplikasi LMS (komersial maupun opensource) yang dikembangkan untuk mendukung sistem pengajaran. Umumnya setiap aplikasi tersebut dikembangkan secara berbeda sehingga sangat sulit untuk mengintegrasikannya agar dapat saling melengkapi satu sama lain. Dilain pihak,  masing-masing aplikasi LMS tersebut berpotensi untuk dapat saling melengkapi. Oleh karena itu, diperlukan standarisasi.
  Sebagai panduan dalam proses pengembangannya agar interoperabilitas pada aplikasi LMS dapat dilakukan dengan mudah dan cepat. Grid Computing adalah sarana untuk memanfaatkan sumber daya yang terdistribusi menyelesaikan masalah komputasi yang kompleks dan membutuhkan sumber daya komputasi yang kompleks. Grid computing memiliki potensi yang sangat besar untuk dapat membantu proses belajar terutama untuk aplikasi-aplikasi yang membutuhkan daya komputasi yang sangat besar. Aplikasi-aplikasi yang dapat memanfaatkan infrastruktur grid seperti ini sangat beragam. Sebagai contoh, misalnya untuk melakukan simulasi terhadap masalahmasalah kompleks, penyediaan database yang besar untuk sains, atau bahkan untuk melakukan proses rendering gambar 3D, dsb. Pemanfaatan grid untuk hal-hal seperti ini memiliki pengaruh yang sangat besar pada metoda pengajaran bahkan mungkin akan jauh melampaui keadaaannya saat ini.

Metode 

  Metode yang digunakan pada jurnal ini yaitu dengan melakukan kajian studi literatur terhadap pengembangan aplikasi LMS(Learning Management System) dan grid computing untuk lingkungan belajar online (dengan memanfaatkan Modular Object Oriented Learning Environment (MOODLE), Access Grid, dan Alchemi.

  
Analisa

  Pada jurnal ini standarisasi E-Learning menggunakan SCORM(Sharable Content Object Reference Model) yaitu standar e-learning yang digunakan ADL(badan khusus yang secara kolaboratif bekerja bersama-sama untuk memodernisasikan  e-learning untuk masa depan) dalma upayanya untuk memulai menyeragamkan pengembangan system e-learning berbasis web.  Selanjutnya pada infrastruktur komputasi grid, menitikberatkan kepada manajemen infrastruktur yang dishare di dalam lingkungan grid. Desain arsitektur grid computing sebenarnya mengadopsi konsep service oriented yang kemudian diwujudkan melalui Open Grid Services Architecture (OGSA). OGSA adalah suatu rancangan yang berfungsi memberikan standar pada grid computing. proses implementasi dilakukan dengan mengintegrasikan MOODLE dengan access grid dan Alchemi. MOODLE dipilih untuk proses implementasi e-learning karena aplikasi ini memiliki dokumentasi yang baik sehingga memudahkan pengembangannya lebih lanjut. Disamping itu, fasilitas pendukung pada MOODLE tergolong sangat lengkap untuk membangun sebuah portal e-learning. 





                 Gambar 1. Implementasi e-learning dengan memanfaatkan Access Grid




                                             Gambar 2. Flowchart modul literatur

Penambahan fasilitas literature pada MOODLE saat melakukan implementasi dilakukan dengan tujuan untuk melengkapi fasilitas-fasilitas yang telah tersedia pada MOODLE. Proses pengembangannya dilakukan dengan menggunakan algoritma seperti pada Gambar 2. Fungsi fasilitas ini pada dasarnya adalah memberikan informasi mengenai literature yang dapat digunakan untuk membantu proses belajar. Proses perhitungan nilai yang diambil dari MOODLE dilakukan dengan menggunakan sistem Alchemi. Konfigurasi sistem Alchemi ini dapat dilihat pada Gambar 3. Algoritma dari proses komputasi dengan Alchemi ini dapat dilihat pada Gambar 4. Implementasi Alchemi dapat dilakukan melalui .NET Common Language Runtime (.NET CLR) [6,7]. Bahasa pemrograman yang digunakan untuk membangun sistem Alchemi adalah C#. Dengan menggunakan MOODLE, Access Grid, dan Alchemi bertujuan untuk mengetahui performansi  dan efisiensi ketiganya pada saat diintegrasikan. Untuk tujuan pengamatan konektifitas dan data transfer rate pada saat mengakses portal e-learning, dengan meperbandingkan Access Grid dengan internet explorer (IE). Untuk sistem komunikasinya, Net Meeting digunakan sebagai pembanding fasilitas video conference pada Access Grid.

Tanggapan

    Menurut pendapat saya dengan terintegrasinya MOODLE, Access Grid dan Alchemi performance dari e-learning yang digunakan akan maksimal. Penggunanya pun dapat memanfaatkan teknologi e-learning ini  terutama seperti video streaming,komunikasi data,audio yang jernih serta grafik yang memukau. Untuk kedepannya,akan lebih baik lagi e-learning ini terus di kembangkan lagi dengan ternologi yang terus mengalami perkembangan yang sangat pesat.

Referensi


Sabtu, 23 Maret 2019

Pengertian Komputasi Modern


1.     Pengertian Komputasi Modern

Komputasi modern adalah sebuah konsep sistem yang menerima intruksi-intruksi dan menyimpannya dalam sebuah memory, memory disini bisa juga dari memory komputer. Oleh karena pada saat ini kita melakukan komputasi menggunakan komputer maka bisa dibilang komputer merupakan sebuah komputasi modern. Konsep ini pertama kali digagasi oleh John Von Neumann (1903-1957). Beliau adalah ilmuan yang meletakkan dasar-dasar komputer modern. Von Neumann telah menjadi ilmuwan besar abad 21. Von Neumann memberikan berbagai sumbangsih dalam bidang matematika, teori kuantum, game theory, fisika nuklir, dan ilmu komputer yang di salurkan melalui karya-karyanya . Beliau juga merupakan salah satu ilmuwan yang terkait dalam pembuatan bom atom di Los Alamos pada Perang Dunia II lalu. Kegeniusannya dalam matematika telah terlihat semenjak kecil dengan mampu melakukan pembagian bilangan delapan digit (angka) di dalam kepalanya.

2.     Penerapan Komputasi Modern di Berbagai Bidang
Hanya sekedar mengulang apa itu komputasi modern? Komputasi modern adalah perhitungan yang menggunakan komputer canggih dimana pada computer tersebut tersimpan sejumlah algoritma untuk menyelesaikan masalah perhitungan secara efektif dan efisien. Pada penerapan komputasi modern tersebut dapat diberbagai bidang, seperti :
Bidang Kesehatan,Bidang Keamanan,Bidang Industri,Bidang Pemerintahan,Bidang Perbankan,
Bidang Pertanian, dan Bidang Sains

·         Penerapan Komputasi Modern Dibidang Sains
 Pada Bidang Fisika : Fisika bukan hanya melulu berurusan dengan rumus. Bukan hanya dengan perhitungan yang rumit dan terkadang membuat anak-anak SMA merasa kesulitan mempelajari Fisika. Fisika semestinya dipandang sebagai suatu ide tentang suatu kejadian fisis sehari-hari yang kita alami setiap hari, dan bukan ribetnya rumus dan perhitungannya. Fisika memiliki suatu cabang keilmuan (bisa dikatakan demikian) yang memanfaatkan suatu tools yang dapat dimanfaatkan untuk membuat perhitungan menjadi lebih mudah dan cepat. Tools itu adalah komputer dan cabang dari Fisika itu adalah Fisika Komputasi. Komputer dapat dipandang kini bukan hanya untuk mengolah data praktikum atau membuat dokumen ilmiah, namun bisa digunakan untuk menghitung suatu perhitungan yang rumit, yang sulit (bahkan mustahil) diselesaikan dengan tangan (secara analitik). Komputer dapat melakukan perhitungan dengan lebih cepat dibandingkan manusia. Secepat-cepatnya manusia menghitung, komputer akan selalu lebih cepat. Dengan demikian, para fisikawan dapat lebih berkonsentrasi pada konsep dan ide yang lebih besar dan menyerahkan perhitungan kepada komputer.

·         Pada Bidang Matematika : Matematika Komputasi adalah ilmu yang mengintegrasikan matematika terapan dan ilmu komputer. Banyak masalah industri, juga masalah dalam bidang teknik, kesehatan, sains, bisnis, dan ekonomi dapat dimodelkan secara matematika dan disimulasikan dengan bantuan komputer, dengan tujuan untuk mendapatkan solusi dari masalah tersebut. Karena itu, sangat diperlukan orang-orang yang memiliki pengetahuan dan keahlian dalam simulasi komputer dari model matematika, dan mampu menganalisa dan mengkomunikasikan hasil simulasinya kepada orang lain.

·         Pada Bidang Kimia : Kimia komputasi adalah cabang kimia yang menggunakan hasil kimia teori yang diterjemahkan ke dalam program komputer untuk menghitung sifat-sifat molekul dan perubahannya maupun melakukan simulasi terhadap sistem-sistem besar (makromolekul seperti protein atau sistem banyak molekul seperti gas, cairan, padatan, dan kristal cair), dan menerapkan program tersebut pada sistem kimia nyata. Contoh sifat-sifat molekul yang dihitung antara lain struktur (yaitu letak atom-atom penyusunnya), energi dan selisih energi, muatan, momen dipol, kereaktifan, frekuensi getaran dan besaran spektroskopi lainnya. Simulasi terhadap makromolekul (seperti protein dan asam nukleat) dan sistem besar bisa mencakup kajian konformasi molekul dan perubahannya (misal proses denaturasi protein), perubahan fase, serta peramalan sifat-sifat makroskopik (seperti kalor jenis) berdasarkan perilaku di tingkat atom dan molekul. Istilah kimia komputasi kadang-kadang digunakan juga untuk bidang-bidang tumpang-tindah antara ilmu komputer dan kimia.

·         Pada Bidang Biologi : Bioinformatika adalah (ilmu yang mempelajari) penerapan teknik komputasional untuk mengelola dan menganalisis informasi biologis. Bidang ini mencakup penerapan metode-metode matematika, statistika, dan informatika untuk memecahkan masalah-masalah biologis, terutama dengan menggunakan sekuens DNA dan asam amino serta informasi yang berkaitan dengannya. Contoh topik utama bidang ini meliputi basis data untuk mengelola informasi biologis, penyejajaran sekuens (sequence alignment), prediksi struktur untuk meramalkan bentuk struktur protein maupun struktur sekunder RNA, analisis filo genetik, dan analisis ekspresi gen.

·         Implementasi pada ilmu pengetahuan ekonomi : mempelajari agent-based computational modeling, computational econometrics dan statistika, komputasi keuangan, computational modeling of dynamic macro economic systems, pemrograman yang didesain khusus untuk komputasi ekonomi, dan pengembangan alat bantu dalam pendidikan komputasi ekonomi. Karena dibidang ekonomi pasti memiliki permasalahan yang harus dipecahkan oleh algoritma contohnya adalah memecahkan teori statistika untuk memecahkan permasalahan keuangan.


3.     CONTOH WEBSITE YANG MENGGUNAKAN KOMPUTASI MODERN
Contoh Perusahaan Yang Menggunakan Komputasi Modern pada bidang ekonomi
Seperti seperti yang disebutkan diatas, Penerapan komputasi modern sudah banyak diterapkan di berbagai bidang. Dalam hal ini kami akan membahas tentang website PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang terdapat dalam bidang Ekonomi dan Transportasi. Pada tampilan awal web http://kereta-api.co.id/ terlihat website tersebut menggunakan template single page. Di halam terdapat penjelasan apa itu PT. KAI, Layanan apa saja yang tersedia, Informasi apa saja yang disediakan, dan Galeri foto.

Tampilan Tentang KAI




Tampilan Layanan Produk

Tampilan Informasi Media

Tampilan Galeri Foto

Untuk menu Reservasi Tiket, jika di klik kita akan menuju ke halaman single page yang lain, berisi tentang informasi yang berkaitan dengan pemesanan tiket, seperti yang terdapat pada tampilan berikut ini

Jika kita mengisi tampilan stasiun asal, stasiun tujuan, dan jenis tiketnya, saat kita mengklik tampilkan akan muncul daftar harga, jadwal berangkat, dan jadwal sampainya





DAFTAR PUSTAKA:



Kamis, 15 November 2018

Proposal Bisnis Pada Bidang IT


PROPOSAL
PENGANTAR BISNIS INFORMATIKA

“ RAN TECH “
 











DISUSUN OLEH :
1.     Ahmad Furqan (50415335)
2.     Andriyanto Nugroho (50415750)
3.     Reza Billyanto (55415821)


KELAS 4IA05
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
TEKNIK INFORMATIKA



Desckripsi perusahaan
RAN Tech adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang IoT. Perusahaan ini memproduksi sekaligus menawarkan jasa untuk pembuatan alat-alat otomatis yang bisa diaplikasikan pada kantor atau tempat bisnis lainnya. Perusahaan ini berfokus pada sektor pertanian yang membutuhkan alat-alat otomatis yang bisa digunakan untuk menanggulangi masalah pada petani seperti otomatisasi pengecekan suhu serta penyiraman otomatis yang dikontrol menggunakan smartphone. Untuk sektor kantor kami menawarkan jasa pembuatan yang bisa dikontrol secara otomatis

Visi & Misi

Visi
1.    Menjadi perusahaan terkemuka dalam bidang IoT, secara nasional maupun internasional dengan mengutamakan produk dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat dan pelaku bisnis.

Misi
1.    Membangun perusahaan yang terkenal baik dan berkompeten dalam bidang IoT.
2.    Menerapkan pelayanan yang baik dan berkualitas demi kepuasan pelanggan.
3.    Memberikan produk IoT unggul yang berkualitas pada sektor pertanian dan perkantoran sehingga tempat bisnis tersebut dapat mengoptimalkan pekerjaan.


Struktur Organisasi Perusahaan
CEO : Reza Billyanto
Manager Development : Andriyanto Nugroho
Manager Publisher : Ahmad Furqan




Produk dan Jasa

           Produk kami yang akan ditawarkan di sektor pertanian  dan perkantoran meliputi :

A.    Pengecekan suhu otomatis
Alat ini bernama terot, berfungsi untuk mengecek suhu air, udara, maupun benda padat lainnya.

B.     Penyiraman untuk tanaman pada pertanian
Alat ini akan menyiramkan air ke tanaman pada ladang pertanian sesuai jadwal maupun sesuai suhu yang ditentukan oleh petani. Alat ini dinamakan siram.

C.     Pengecekan Suhu Server dengan Peringatan dan Kontrol AC
Alat yang bernama terotser dapat digunakan dengan mudah menggunakan smartphone dalam pengecekan suhu, bisa juga untuk menyalakan ac pada ruangan server yang berguna untuk mendinginkan suhu ruang server tersebut.

D.    Jasa Pembuatan Penguncian Pintu secara otomatis
Alat ini bernama pintas dapat digunakan pada gedung perkantoran terutama mempermudah pemantauan pintu yang belum terkunci pada gedung perkantoran yang besar.

E.     Menyalakan dan Memadamkan Lampu menggunakan smartphone
Alat ini sangat cocok untuk perkantoran, berguna untuk mengefisiensi waktu dan tenaga dalam menyalakan dan memadamkan lampu digedung tersebut. Produk ini disebut Lamphone



Komponen biaya / anggaran

Dibawah ini adalah sumber modal perusahaan RAN Tech:

Jenis
Biaya
Gaji karyawan
Rp. 3.500.000 / bulan
Operasional
Rp. 1.500.000 / bulan
Pembelian Bahan
Rp. 2.000.000 / bulan
Total Pengeluaran
Rp. 7.000.000


Berikut ini adalah beberapa hal mengenai rincian biaya produk yang kami tawarkan:

Nama Alat
Harga Satuan
Harga Per Paket
Terot
Rp.550.000
Rp.5.000.000
Siram
Rp.750.000
Rp.7.000.000
Terotser
Rp.650.000
Rp.6.000.000
Pintas
Rp.850.000
Rp.8.000.000
Lamphone
Rp.500.000
Rp.4.500.000



Prosedur Kerja atau SOP

Prosedur Kerja:
·         Jam 07.50 semua pekerja sudah tiba dikantor dan melakukan absensi kedatangan
·         Jam 08.00 Mulai melakukan pekerjaanya masing-masing
·         Jam 12.00 semua pekerja diperbolehkan untuk istirahat dan solat dzuhur (bagi pekerja beragama islam)
·         Jam 13.00 semua pekerja melanjutkan pekerjaanya kembali
·         Jam 16.00 semua pekerja boleh meninggalkan tempat kerja setelah absensi pulang


Penutup

Demikian proposal ini kami buat sebagai gambaran umum perusahaan yang telah kami dirikan. Semoga setelah anda membaca proposal ini anda akan tertarik untuk menjalin kerjasama dengan RAN TECH. Serta anda dapat mempertimbangkan perusahaan kami untuk diberi kepercayaan dalam membuat produk IoT. Harga barang yang kami cantumkan di atas bisa berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kurs dan harga pasar. Jika saat ini anda belum membutuhkan jasa kami, proposal ini bisa anda simpan dulu untuk jaga-jaga jika suatu hari nanti anda membutuhkan jasa kami, anda tinggal menghubungi kami. Demikian beberapa hal yang kami sampaikan dalam proposal ini. Jika ada beberapa hal yang kurang jelas, bisa ditanyakan melalui telepon, e-mail, atau kami datang ke tempat anda.Terimakasih untuk perhatian dan waktunya untuk menyempatkan membaca proposal perusahaan kami.

            14 November 2018


Reza Billyanto
CEO