Judul Jurnal
Optimasi Komputasi
menggunakan Algoritma Quantum Grover dan Keunggulannya
dalam Pemecahan
Permasalahan Pencarian
1. LATAR BELAKANG
Komputer merupakan alat
bantu yang dipakai unutk mengolah data menurut perintah yang telah dirumuskan.
Menurut KBBI, komputer berarti [n] alat elektronik otomatis yang dapat
menghitung atau mengolah data secara cermat menurut yg diinstruksikan, dan
memberikan hasil pengolahan, serta dapat menjalankan sistem multimedia (film,
musik, televisi, faksimile, dsb), biasanya terdiri atas unit pemasukan, unit
pengeluaran, unit penyimpanan, serta unit pengontrolan. Kata komputer semula
dipergunakan untuk memggambarkan seseorang yangpekerjanannya melaukan
perhitugnan aritkmatika, namun di kemudian hari arti kata ini bergeser menjadi
suatu nama mesin tersendiri. Penggunaannya komputer kini sudah semakin meluas
dan telah menjadi bagian integral dari kehidupan manusia. Komputer digunakan
untuk mencari nilai data pada database suatu perguruan tinggi, juga digunakan
untuk memprediksi keadaan cuaca yang akan datang. Semua permasalahan ini hadir
dengan data terkait yang harus di olah dan dijadikan suatu output yang dapat
dipahami maknanya. Kini permasalahannya adalah data yang terkumpul demikian
banyak. Data yang banyak tersebut harus mampu untuk diolah dengan efektif dan
efisien sehingga dapat menghasilkan pengetahuan yang dibutuhkan. Untuk
mengatasi masalah tersebut, optimasi terhadap proses komputasi ini terus
dilakukan, salah satunya adalah menemukan algoritma yang mampu mengolah data
dengan lebih cepat.
2. METODE
Dalam penelitian
tersebut memakai metode Algoritma Grover dengan menggunakan composer Quantum
Experience IBM
3. ANALISA
Hasil dari penelitian
menyatakan bahwa dalam melakukan percobaan menggunakan algoritma pencarian
grover bahkan pada worstcase (untuk n=4), hanya dilakukan dalam satu langkah
saja dan hasil akan ditemukan. Berbanding terbalik jika percobaan dilakukan
hingga 1024 kali, hasil tidak akan tepat 100% tetapi hanya 90%.
Lalu dalam pengunaan
algoritma kuantum yang sebenarnya, daftar pencarian akan bernilai lebih dari
empat item. Pada hal ini, algoritma mengulangi tiga kali operasi kuantum dan
menggeser sistem menuju state yang diinginlan setiap kali melewati loop.
Untuk daftar N item,
algoritma hanya memerlukan akar kuadrat dari langkah N dibandingkan
metode sequensialnya yang membutuhkan rata-rata N/2 langkah dari pencarian.
Karena itu komputer kuantum dapat melakukan pencarian pada buku telepon dalam
satu juta nama dengan 1000 kali iterasi dibandingkan harus mencari 500.000
kali.
Kelebihan dan
Kekurangan
Kelebihan : Kelebihan
menggunakan algoritma kuantum yaitu algoritma grover adalah jika melakukan
pencarian dalam sebuah percobaan akan lebih cepat didapatkan hasilnya
dibandingkan harus mencoba beberapa kali.
Kekurangan : Kekurangan
justru ditunjukkan pada algoritma sekuensial dimana pada percobaan worstcase
adalah harus dilakukan iterasi sebanyak n kasus, dalam hal ini 4 kali
percobaan. Jika dibandingkan dengan algoritma grover, pencarian hanya dilakukan
dalam satu langkah saja (satu kali percobaan).
4.
KESIMPULAN
Menggunakan algoritma
kuantum seperti algoritma grover dapat menghemat waktu dalam pemecahan
permasalahan pencarian karena akan lebih cepat mendapatkan hasil dalam sebuah
percobaan. Jika ingin melakukan pencarian berulang kali untuk memastikan hasil
percobaan yang didapatkan tepat, bisa menggunakan algoritma sekuensial. Dimana
pada proses pencarian sebuah percobaan, dilakukan pencarian secara berulang
sesuai dengan jumlah yang diminta.
Sumber Jurnal :
