Kamis, 02 Mei 2019

Komputasi Grid


Judul Jurnal
“Implementasi dan Integrasi Aplikasi Learning Management System dan Grid Computing untuk Meningkatkan Efektifitas Online Course”

Latar Belakang

  Sesuai dengan berkembangnya kebutuhan pada sestem e-learning yang terintegrasi dan reliable, saat ini banyak aplikasi LMS (komersial maupun opensource) yang dikembangkan untuk mendukung sistem pengajaran. Umumnya setiap aplikasi tersebut dikembangkan secara berbeda sehingga sangat sulit untuk mengintegrasikannya agar dapat saling melengkapi satu sama lain. Dilain pihak,  masing-masing aplikasi LMS tersebut berpotensi untuk dapat saling melengkapi. Oleh karena itu, diperlukan standarisasi.
  Sebagai panduan dalam proses pengembangannya agar interoperabilitas pada aplikasi LMS dapat dilakukan dengan mudah dan cepat. Grid Computing adalah sarana untuk memanfaatkan sumber daya yang terdistribusi menyelesaikan masalah komputasi yang kompleks dan membutuhkan sumber daya komputasi yang kompleks. Grid computing memiliki potensi yang sangat besar untuk dapat membantu proses belajar terutama untuk aplikasi-aplikasi yang membutuhkan daya komputasi yang sangat besar. Aplikasi-aplikasi yang dapat memanfaatkan infrastruktur grid seperti ini sangat beragam. Sebagai contoh, misalnya untuk melakukan simulasi terhadap masalahmasalah kompleks, penyediaan database yang besar untuk sains, atau bahkan untuk melakukan proses rendering gambar 3D, dsb. Pemanfaatan grid untuk hal-hal seperti ini memiliki pengaruh yang sangat besar pada metoda pengajaran bahkan mungkin akan jauh melampaui keadaaannya saat ini.

Metode 

  Metode yang digunakan pada jurnal ini yaitu dengan melakukan kajian studi literatur terhadap pengembangan aplikasi LMS(Learning Management System) dan grid computing untuk lingkungan belajar online (dengan memanfaatkan Modular Object Oriented Learning Environment (MOODLE), Access Grid, dan Alchemi.

  
Analisa

  Pada jurnal ini standarisasi E-Learning menggunakan SCORM(Sharable Content Object Reference Model) yaitu standar e-learning yang digunakan ADL(badan khusus yang secara kolaboratif bekerja bersama-sama untuk memodernisasikan  e-learning untuk masa depan) dalma upayanya untuk memulai menyeragamkan pengembangan system e-learning berbasis web.  Selanjutnya pada infrastruktur komputasi grid, menitikberatkan kepada manajemen infrastruktur yang dishare di dalam lingkungan grid. Desain arsitektur grid computing sebenarnya mengadopsi konsep service oriented yang kemudian diwujudkan melalui Open Grid Services Architecture (OGSA). OGSA adalah suatu rancangan yang berfungsi memberikan standar pada grid computing. proses implementasi dilakukan dengan mengintegrasikan MOODLE dengan access grid dan Alchemi. MOODLE dipilih untuk proses implementasi e-learning karena aplikasi ini memiliki dokumentasi yang baik sehingga memudahkan pengembangannya lebih lanjut. Disamping itu, fasilitas pendukung pada MOODLE tergolong sangat lengkap untuk membangun sebuah portal e-learning. 





                 Gambar 1. Implementasi e-learning dengan memanfaatkan Access Grid




                                             Gambar 2. Flowchart modul literatur

Penambahan fasilitas literature pada MOODLE saat melakukan implementasi dilakukan dengan tujuan untuk melengkapi fasilitas-fasilitas yang telah tersedia pada MOODLE. Proses pengembangannya dilakukan dengan menggunakan algoritma seperti pada Gambar 2. Fungsi fasilitas ini pada dasarnya adalah memberikan informasi mengenai literature yang dapat digunakan untuk membantu proses belajar. Proses perhitungan nilai yang diambil dari MOODLE dilakukan dengan menggunakan sistem Alchemi. Konfigurasi sistem Alchemi ini dapat dilihat pada Gambar 3. Algoritma dari proses komputasi dengan Alchemi ini dapat dilihat pada Gambar 4. Implementasi Alchemi dapat dilakukan melalui .NET Common Language Runtime (.NET CLR) [6,7]. Bahasa pemrograman yang digunakan untuk membangun sistem Alchemi adalah C#. Dengan menggunakan MOODLE, Access Grid, dan Alchemi bertujuan untuk mengetahui performansi  dan efisiensi ketiganya pada saat diintegrasikan. Untuk tujuan pengamatan konektifitas dan data transfer rate pada saat mengakses portal e-learning, dengan meperbandingkan Access Grid dengan internet explorer (IE). Untuk sistem komunikasinya, Net Meeting digunakan sebagai pembanding fasilitas video conference pada Access Grid.

Tanggapan

    Menurut pendapat saya dengan terintegrasinya MOODLE, Access Grid dan Alchemi performance dari e-learning yang digunakan akan maksimal. Penggunanya pun dapat memanfaatkan teknologi e-learning ini  terutama seperti video streaming,komunikasi data,audio yang jernih serta grafik yang memukau. Untuk kedepannya,akan lebih baik lagi e-learning ini terus di kembangkan lagi dengan ternologi yang terus mengalami perkembangan yang sangat pesat.

Referensi


1 komentar:

  1. Mas, paham tentang membangun sistem Komputasi Grid gak yah? kalau paham saya butuh jasa mas.

    BalasHapus