Judul Jurnal
“Implementasi dan Integrasi Aplikasi
Learning Management System dan Grid Computing untuk Meningkatkan Efektifitas
Online Course”
Latar
Belakang
Sesuai
dengan berkembangnya kebutuhan pada sestem e-learning yang terintegrasi dan
reliable, saat ini banyak aplikasi LMS (komersial maupun opensource) yang
dikembangkan untuk mendukung sistem pengajaran. Umumnya setiap aplikasi
tersebut dikembangkan secara berbeda sehingga sangat sulit untuk
mengintegrasikannya agar dapat saling melengkapi satu sama lain. Dilain pihak, masing-masing aplikasi LMS tersebut
berpotensi untuk dapat saling melengkapi. Oleh karena itu, diperlukan
standarisasi.
Sebagai
panduan dalam proses pengembangannya agar interoperabilitas pada aplikasi LMS
dapat dilakukan dengan mudah dan cepat. Grid Computing adalah sarana untuk
memanfaatkan sumber daya yang terdistribusi menyelesaikan masalah komputasi
yang kompleks dan membutuhkan sumber daya komputasi yang kompleks. Grid
computing memiliki potensi yang sangat besar untuk dapat membantu proses
belajar terutama untuk aplikasi-aplikasi yang membutuhkan daya komputasi yang
sangat besar. Aplikasi-aplikasi yang dapat memanfaatkan infrastruktur grid
seperti ini sangat beragam. Sebagai contoh, misalnya untuk melakukan simulasi
terhadap masalahmasalah kompleks, penyediaan database yang besar untuk sains,
atau bahkan untuk melakukan proses rendering gambar 3D, dsb. Pemanfaatan grid
untuk hal-hal seperti ini memiliki pengaruh yang sangat besar pada metoda
pengajaran bahkan mungkin akan jauh melampaui keadaaannya saat ini.
Metode
Metode yang
digunakan pada jurnal ini yaitu dengan melakukan kajian studi literatur
terhadap pengembangan aplikasi LMS(Learning Management System) dan grid
computing untuk lingkungan belajar online (dengan memanfaatkan Modular Object
Oriented Learning Environment (MOODLE), Access Grid, dan Alchemi.
Analisa
Pada
jurnal ini standarisasi E-Learning menggunakan
SCORM(Sharable Content Object Reference Model) yaitu standar e-learning yang digunakan ADL(badan
khusus yang secara kolaboratif bekerja bersama-sama untuk memodernisasikan e-learning untuk masa depan) dalma upayanya
untuk memulai menyeragamkan pengembangan system e-learning berbasis web. Selanjutnya pada infrastruktur komputasi grid,
menitikberatkan kepada manajemen infrastruktur yang dishare di dalam lingkungan
grid. Desain arsitektur grid computing sebenarnya mengadopsi konsep service
oriented yang kemudian diwujudkan melalui Open Grid Services Architecture
(OGSA). OGSA adalah suatu rancangan yang berfungsi memberikan standar pada grid
computing. proses implementasi dilakukan dengan mengintegrasikan MOODLE dengan
access grid dan Alchemi. MOODLE dipilih untuk proses implementasi e-learning karena aplikasi ini memiliki
dokumentasi yang baik sehingga memudahkan pengembangannya lebih lanjut. Disamping
itu, fasilitas pendukung pada MOODLE tergolong sangat lengkap untuk membangun
sebuah portal e-learning.
Gambar 1. Implementasi e-learning
dengan memanfaatkan Access Grid
Gambar 2. Flowchart modul literatur
Penambahan fasilitas literature
pada MOODLE saat melakukan implementasi dilakukan dengan tujuan untuk
melengkapi fasilitas-fasilitas yang telah tersedia pada MOODLE. Proses
pengembangannya dilakukan dengan menggunakan algoritma seperti pada Gambar 2.
Fungsi fasilitas ini pada dasarnya adalah memberikan informasi mengenai
literature yang dapat digunakan untuk membantu proses belajar. Proses
perhitungan nilai yang diambil dari MOODLE dilakukan dengan menggunakan sistem
Alchemi. Konfigurasi sistem Alchemi ini dapat dilihat pada Gambar 3. Algoritma
dari proses komputasi dengan Alchemi ini dapat dilihat pada Gambar 4.
Implementasi Alchemi dapat dilakukan melalui .NET Common Language Runtime (.NET
CLR) [6,7]. Bahasa pemrograman yang digunakan untuk membangun sistem Alchemi
adalah C#. Dengan menggunakan MOODLE, Access Grid, dan Alchemi bertujuan untuk
mengetahui performansi dan efisiensi
ketiganya pada saat diintegrasikan. Untuk tujuan pengamatan konektifitas dan
data transfer rate pada saat mengakses portal e-learning, dengan
meperbandingkan Access Grid dengan internet explorer (IE). Untuk sistem
komunikasinya, Net Meeting digunakan sebagai pembanding fasilitas video
conference pada Access Grid.
Tanggapan
Menurut
pendapat saya dengan terintegrasinya MOODLE, Access Grid dan Alchemi
performance dari e-learning yang digunakan akan maksimal. Penggunanya pun dapat
memanfaatkan teknologi e-learning ini terutama seperti video streaming,komunikasi
data,audio yang jernih serta grafik yang memukau. Untuk kedepannya,akan lebih
baik lagi e-learning ini terus di kembangkan lagi dengan ternologi yang terus
mengalami perkembangan yang sangat pesat.
Referensi
Mas, paham tentang membangun sistem Komputasi Grid gak yah? kalau paham saya butuh jasa mas.
BalasHapus